Setel Ulang

click to enable zoom
Loading Maps
We didn't find any results
open map
Buat Reservasi
Pencarian Lanjutan
Your search results
26 November 2018

Inilah 6 Gaya Hidup di Era Milenial yang Salah Kaprah dan Perlu Anda Ketahui

Anda pasti sudah sering mendengar istilah generasi milenial, bukan? Generasi milenial merupakan generasi yang saat ini sedang banyak menjadi bahan pembicaraan masyarakat di berbagai belahan dunia. Generasi ini disebut sebagai kelompok orang yang sangat bergantung pada teknologi dan gaya hidup bebas. Benarkah demikian? Inilah beberapa gaya hidup milenial yang salah kaprah dan perlu Anda ketahui.

Gadget sudah seperti tabung oksigen yang harus selalu dibawa

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini gadget telah menjadi barang yang harus dimiliki karena peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa adanya benda ini, maka hidup akan terasa kurang lengkap karena kita harus selalu berhubungan dengan orang lain kapanpun dan dimanapun kita berada.

Tentu saja generasi milenial pun dipaksa untuk mengikuti setiap perkembangan teknologi yang ada. Akan tetapi, ketergantungan terhadap gadget justru memberikan dampak yang negatif terhadap kehidupan mereka. Salah satu tugas kita sebagai generasi milenial saat ini adalah mengubah hal negatif menjadi suatu hal yang positif. Salah satu contohnya adalah dengan mengurangi penggunaan gadget untuk hal yang sia-sia dan lebih memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk hal yang lebih bermanfaat.

Gaya hidup hedonis

Saat ini, kaum remaja merupakan kaum yang haus akan perhatian dari orang lain. Mereka ingin mendapat pengakuan terhadap apa yang mereka miliki. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang terlibat persaingan yang tidak sehat sebagai salah satu akibat dari gaya hidup yang hedonis. Ini tentu saja bukan suatu hal yang baik. Sebagai orang yang termasuk ke dalam generasi milenial, kita ditantang untuk mengubah gaya hidup hedonis dengan gaya hidup yang lebih sederhana dan tidak haus akan pengakuan yang sifatnya sementara. Mulailah untuk mengalihkan pemikiran yang negatif dengan kegiatan yang positif seperti mengikuti organisasi kemasyarakatan.

Nilai sosial yang mulai bergeser

Bergesernya budaya ketimuran menuju budaya kebarat-baratan menjadi suatu alarm darurat bagi negeri ini. Hampir semua remaja yang ada di Indonesia sudah mengalami pergeseran budaya tersebut. Hal ini dikarenakan kecanggihan teknologi yang membuat informasi menjadi lebih cepat tersebar. Mengetahui dunia secara luas memang akan membuat kita menambah wawasan agar menjadi lebih cerdas dan maju. Akan tetapi, dibalik itu semua terdapat dampak buruk yang dapat mempengaruhi perilaku kita sebagai generasi milenial. Satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk bertahan di zaman ini adalah dengan mencintai negara kita sendiri yang menjunjung erat nilai dan budaya ketimuran.

Memiliki role model

Sebenarnya, memiliki artis idola atau role model merupakan hal yang tidak dilarang. Akan tetapi, kita harus mampu membatasi diri kita sendiri terhadap hal tersebut. Orang yang kita jadikan sebagai role model juga merupakan manusia yang memiliki sisi bak dan sisi buruk. Nah, tugas kita adalah mampu memilih dan memilah mana yang bisa dan tidak boleh kita contoh dari idola kita tersebut.

Gaya hidup bebas

Seperti yang kita ketahui bahwa pola hidup bebas yang saat ini banyak diterapkan oleh remaja sudah sangat menghawatirkan. Ada banyak hal yang sebenarnya tabu untuk dilakukan, akan tetapi justru dianggap sebagai hal yang biasa bagi anak zaman sekarang. Kembali pada pembahasan perkembangan teknologi yang tanpa batas, sehingga membuat generasi saat ini juga ikut berkembang tanpa batas. Cobalah berpikir kembali bahwa kehidupan bebas yang ada di luar sana tidak akan memberikan manfaat sama sekali. Hal tersebut justru akan membuat generasi kita ini mengalami cacat mental dan kerusakan diri.

Itulah beberapa gaya hidup generasi milenial yang salah kaprah dan perlu diperbaiki. Semoga bermanfaat.

Kategori Properti Anda: Life Style

Leave a Reply

Your email address will not be published.