Setel Ulang

click to enable zoom
Loading Maps
We didn't find any results
open map
Buat Reservasi
Pencarian Lanjutan
Your search results
27 November 2018

Inilah Situasi yang Harus Anda Pertimbangkan Sebelum Membeli Rumah

Anda pasti sudah sering mendengar pernyataan ‘membeli rumah jauh lebih baik daripada mengontrak’ karena harga rumah semakin mahal setiap tahunnya. Oleh karena itu, membeli rumah juga sering kali dianggap sebagai standar kemapanan. Menyewa rumah kerap kali dianggap membuang-buang uang karena, kenapa harus menyewa di saat biaya penyewaan hampir sama dengan biaya cicilan rumah? Tentunya kemampuan ekonomi setiap orang berbeda-beda, sehingga keputusan untuk membeli rumah kembali pada kondisi finansial masing-masing.

Di antara banyaknya pro dan kontra mengenai membeli dan menyewa rumah, berikut ini beberapa situasi di mana mengontrak menjadi lebih baik daripada membeli rumah. Simaklah situasi-situasi tersebut berikut ini!

Beli rumah mewajibkan banyak pertimbangan

Sebelum membeli rumah, Anda diwajibkan untuk melakukan banyak pertimbangan, mulai dari mencari lokasi, akses transportasi, proses balik nama, proses KPR, proses serah terima kunci dengan pengembang, semua hal tersebut akan sangat memakan biaya dan waktu Anda. Membeli rumah, terlebih jika Anda ingin tinggal seumur hidup di dalamnya maka Anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya dengan baik. Karena ketika Anda sedang dalam proses KPR dan Anda tidak betah tinggal di rumah yang Anda tempati, tidak mudah untuk menjual kembali rumah tersebut begitu saja.

Pajak dan biaya lain

Selain harga rumah, ada banyak biaya lain yang akan timbul seperti PBB, biaya KPR, biaya notaris, asuransi properti, biaya provisi, serta pajak penjualan dan pembelian. Sementara itu, jika Anda mengontrak maka Anda hanya perlu membayar biaya bulanan saja.

Belum stabil

Jika Anda belum memiliki penghasilan yang tetap, maka menyewa rumah memang lebih aman daripada membeli rumah. Pada awalnya cicilan memang akan terasa ringan karena bunga yang flat, tetapi setelah floating, nilai cicilan akan terasa sangat membebani ketika finansial Anda belum stabil.

Ingin fleksibel

Membeli sebuah rumah artinya Anda memilih lokasi di mana Anda akan tinggal selama bertahun-tahun. Kepemilikan akan rumah ibarat mengikat Anda untuk tetap tinggal di suatu tempat. Hal tersebut tidak cocok bagi Anda yang senang berpindah-pindah atau memimpikan pindah ke kota lain untuk bekerja.

Tidak ingin direpotkan oleh perawatan

Anda pasti tidak ingin dipusingkan dengan berbagai masalah kerusakan yang terjadi pada tempat tinggal Anda. Jika Anda menyewa rumah, maka biasanya biaya perbaikan menjadi tanggung jawab pemilik rumah.

Ingin tinggal di pusat kota

Sebagaimana yang telah dijelaskan pada poin yang sebelumnya, harga rumah di pusat kota atau yang dekat dengan fasilitas memang cenderung mahal. Bagi Anda yang tidak ingin terjebak kemacetan dan ingin tinggal di tempat yang dekat dengan fasilitas umum, maka menyewa rumah atau apartemen merupakan pilihan yang lebih baik.

Tidak suka risiko

Membeli sebuah rumah di suatu kawasan artinya Anda sudah siap dengan berbagai risiko yang harus Anda hadapi, seperti risiko dimutasi pekerjaan, risiko bangkrut, dan risiko kegagalan dalam membayar rumah tersebut. Jika Anda memperhatikan poin ini, menyewa rumah mamang memberikan pilihan yang lebih aman. Selain itu, biaya sewa juga bisa disesuaikan dengan tipe rumah atau apartemen.

Membuat kesempatan investasi lebih besar

Apakah Anda masih bisa berinvestasi setelah membeli rumah? Jika jawabannya tidak, maka Anda harus memilih rumah yang harganya lebih terjangkau atau menyewanya saja. Selain investasi, Anda juga harus menyisihkan tabungan Anda untuk dana pensiun.

Itulah beberapa situasi yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli rumah. Jika menyewa rumah jauh lebih murah daripada membeli rumah bersubsidi, maka pilihan tersebut layak untuk Anda pertimbangkan demi finansial yang sehat.

 

Kategori Properti Anda: Life Style, Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published.