Setel Ulang

click to enable zoom
Loading Maps
We didn't find any results
open map
Buat Reservasi
Pencarian Lanjutan
Your search results
3 Desember 2018

Inilah Kesalahan yang Harus Anda Hindari Ketika Viewing Properti

Membeli properti merupakan suatu komitmen jangka panjang yang membutuhkan biaya besar. Oleh sebab itu, Anda tidak bisa hanya mengandalkan informasi dari brosur atau penjelasan dari pihak developer mengenai rumah idaman Anda. jika memang Anda menyukai apa yang Anda dengar, maka Anda harus datang sendiri dan melihat secara langsung properti tersebut sebelum membelinya. Hal inilah yang sering disebut dengan istilah viewing properti.

Meskipun kedengarannya sangat mudah dan sederhana, namun proses ini bisa menjadi tugas yang menantang. Ada kemungkinan Anda tidak mendapat informasi yang cukup mengenai properti tersebut, sehingga Anda akan kesulitan dalam mengambil keputusan. Jika hal tersebut sampai terjadi, maka artinya Anda tidak melakukan proses dengan benar. Sebelum menjadwalkan viewing properti, maka Anda harus memahami apa saja yang harus Anda cermati pada properti tersebut. Anda harus menghindari beberapa kesalahan yang mungkin saja Anda lakukan ketika viewing properti. Simak penjelasan lengkapnya!

Bersikap subjektif dan emosional

Para calon pembeli sering kali mengambil keputusan berdasarkan intuisi dan kesan pertama mereka terhadap properti yang dilihat.  Kedua hal tersebut memanglah sangat berguna dalam situasi tertentu. Akan tetapi ketika membeli properti, Anda harus bersikap objektif dan logis. Sebab, hal ini merupakan keputusan yang bisa dibilang besar. Anda harus mencermati properti tersebut dengan seksama dan pastikanlah semua bagian pada rumah tersebut dalam kondisi yang baik.

Tidak mengecek properti dengan teliti

Terkadang, para calon pembeli lebih mementingkan faktor luas bangunan dan tata letak ruang ketika meninjau sebuah properti. Akan tetapi, sebaiknya Anda melakukan berbagai pengecekan untuk memastikan bahwa properti tersebut masih dalam kondisi yang baik untuk dihuni.

Sebaiknya periksalah struktur bangunan, kondisi atap dan dinding serta fungsi utilitas seperti keran air dan listrik pada properti tersebut. Anda juga harus menggunakan indra penciuman Anda untuk memeriksa apakan properti tersebut mengalami masalah jamur atau tidak. Jika terdapat banyak kekurangan pada properti tersebut, sebaiknya batalkan rencana Anda untuk membelinya. Atau, Anda juga bisa menggunakan hal ini untuk bernegosiasi harga dengan developer atau penjual properti tersebut.

Hanya fokus pada properti

Rumah atau apartemen yang Anda inginkan memang merupakan salah satu faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan transaksi pembelian. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan beberapa faktor lainnya seperti lingkungan, lokasi dan tetangga sekitarnya.

Anda harus memperhatikan apakah di lokasi properti tersebut terdapat akses transportasi yang mudah atau tidak. Selain itu, Anda juga harus mengecek bagaimana lingkungan dan tetangga sekitar tempat properti Anda. Jangan sampai Anda terjebak dalam properti yang berada di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang tinggi atau bahkan berada di dekat kawasan hiburan malam yang dapat mengganggu ketenangan Anda.

Pertimbangkan pulalah biaya perawatan yang harus Anda keluarkan nantinya. Perhitungkanlah dengan jumlah penghasilan yang Anda dapatkan, kemudian putuskan apakah Anda sanggup membayar kewajiban tersebut di kemudian hari atau tidak.

Terburu-buru dalam melakukan viewing

Ketika melakukan viewing, pastikan Anda menghabiskan waktu yang cukup lama. Setidaknya lakukanlah selama 15 hingga 30 menit. Selain dapat memeriksa kondisi properti dengan baik, Anda juga bisa mendapatkan bayangan seperti apa jika Anda tinggal di sana.

Hanya melakukan viewing properti satu kali

Melakukan viewing properti memang menjadi tugas yang melelahkan dan dapat menghabiskan banyak waktu Anda. Akan tetapi, sebaiknya Anda meninjau properti incaran sebanyak dua hingga tiga kali pada saat yang berbeda.

Misal, pada viewing yang pertama Anda bisa datang pada pagi hari. Nah, pada viewing yang kedua Anda bisa datang menjelang malam atau sore hari. Hal ini dilakukan untuk melihat situasi properti pada suasana yang berbeda. Mungkin saja pada pagi hari lingkungan sekitar properti bernuansa tenang, namun pada sore hari suasananya ramai dan bising karena lokasinya berdekatan dengan rute utama commuter.

Itulah beberapa kesalahan yang harus Anda hindari ketika melakukan viewing properti yang akan Anda huni. Semoga bermanfaat.

Kategori Properti Anda: Life Style, Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published.