Setel Ulang

click to enable zoom
Loading Maps
We didn't find any results
open map
Buat Reservasi
Pencarian Lanjutan
Your search results
3 Desember 2018

Inilah Tips Bernegosiasi dengan Penjual Properti dengan Baik agar Mendapat Potongan Harga

Membeli sebuah properti merupakan sebuah komitmen jangka panjang. Selain itu, Anda juga harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membelinya. Tingginya harga properti di kota besar seperti Jakarta, membuat sebagian besar masyarakat melirik properti second atau properti yang pernah di tempati oleh orang lain.

Salah satu alasan banyaknya pemilihan properti second adalah para pembeli bisa melakukan tawar-menawar dengan penjual properti tersebut. Ya, selain dilakukan dalam pembelian barang di pusat grosir, dalam pembelian properti juga terdapat istilah tawar-menawar untuk mendapatkan harga yang lebih rendah. Tawar-menawar ini akan sulit untuk dilakukan jika Anda berencana membeli properti baru, sebab pihak developer atau pemilik biasanya sudah mematok standar harga mereka masing-masing.

Akan tetapi, sebelum Anda mulai bernegosiasi dengan penjual properti, Anda harus mendapatkan beberapa informasi terlebih dahulu mengenai hal-hal berikut ini.

Kondisi properti

Anda harus mengecek properti yang akan Anda beli secara detail. Jika ada bagian yang harus direnovasi, maka Anda bisa menjadikannya sebagai salah satu alasan agar penjual dapat menurunkan harga properti tersebut.

Berapa lama properti tersebut dipasarkan

Anda harus mencari tahu apakan properti yang Anda inginkan telah lama ditawarkan ke pasar properti. Informasi ini juga bisa menjadi latar belakang Anda untuk melakukan penawaran harga. Jika properti tersebut telah lama ditawarkan, maka penjual biasanya ingin agar propertinya cepat terjual. Inilah saat yang pas bagi Anda untuk melakukan negosiasi harga dengan penjual.

Harga pasar

Selain kedua hal tersebut, Anda juga harus mengecek harga rumah atau apartemen yang berada di daerah yang sama. Anda harus mengetahui apakah properti lain di wilayah yang sama dengan kondisi yang sama pula memiliki harga jual yang tidak jauh berbeda atau tidak.

Ketiga informasi tersebut bisa membantu Anda untuk mendapatkan gambaran mengenai harga standar rumah atau unit apartemen yang Anda inginkan. Jika Anda sudah mantap untuk memilih properti yang diinginkan, Anda sudah bisa melakukan proses negosiasi dengan penjual properti. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk melakukan negosiasi dengan penjual properti agar bisa mendapatkan harga yang Anda inginkan.

Mendengarkan dan memahami penjual atau pemilik properti

Pembeli dan penjual sangat membutuhkan kepercayaan dari masing-masing pihak. Sebagai pembeli, sebaiknya Anda menciptakan sebuah hubungan yang baik dengan mendengarkan penjelasan dari pemilik mengenai properti yang mereka jual. Anda juga bisa menanyakan alasan mereka menjualnya, apakah karena sedang membutuhkan uang atau memang berniat pindah ke properti yang lebih nyaman. Hal ini merupakan salah satu informasi penting agar Anda dapat mengutarakan harga yang cocok.

Lakukan secara efektif

Jika Anda ingin agar proses negosiasi tidak berlangsung berkepanjangan, maka sebaiknya Anda melakukan penghitungan yang matang dan menentukan harga yang pas untuk properti tersebut. Dengan demikian, jika penjual mengajukan tawaran kembali, Anda bisa langsung menentukan apakah harga tersebut sudah sesuai atau belum.

Berikan tawaran senilai 75% dari harga jual

Ketika bernegosiasi, beranikan diri Anda untuk mengajukan tawaran hingga 60% hingga 75% dari harga transaksi yang ditawarkan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ruang untuk bernegosiasi.

Tentukan batas maksimal penawaran

Dalam pembelian properti, Anda harus mengetahui batas kemampuan Anda. Anda harus memikirkan batas harga properti yang masih sanggup untuk Anda penuhi. Akan tetapi jika penjual terlihat keberatan, maka sebaiknya hentikan proses negosiasi tersebut. Hal ini dilakukan agar waktu Anda tidak terbuang sia-sia.

Tetap objektif

Walaupun Anda sangat menyukai suatu properti yang dijual, Anda juga harus tetap melihat properti tersebut secara objektif. Jika Anda terlalu menunjukkan rasa suka Anda terhadap properti tersebut, maka Anda bisa saja kehilangan kendali atas proses negosiasi yang Anda lakukan dengan penjual.

Minta tenggat waktu

Selain bernegosiasi mengenai harga, Anda juga bisa menegosiasikan masalah batas waktu pembayaran untuk properti yang Anda inginkan. Setelah Anda dan penjual sepakat mengenai harga, Anda bisa langsung meminta tenggat waktu pembayaran lebih lama.

Itulah beberapa tips untuk bernegosiasi dengan penjual properti yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Kategori Properti Anda: Life Style, Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published.