Setel Ulang

click to enable zoom
Loading Maps
We didn't find any results
open map
Buat Reservasi
Pencarian Lanjutan
Your search results
3 Desember 2018

Pahamilah Hal ini Sebelum Menandatangani Kontrak Perjanjian!

Ada beberapa orang yang lebih memilih untuk menyewa rumah dibandingkan membelinya. Tentu saja mereka memiliki alasannya masing-masing. Mulai dari dana untuk membeli rumah yang belum tersedia, statusnya yang masih lajang, hingga mencari tempat tinggal yang jaraknya dekat dengan kantor.

Hal inilah yang membuat bisnis penyewaan properti menjadi semakin berkembang pesat, khususnya di kota besar seperti Jakarta. Hal ini juga berpengaruh pada semakin tingginya transaksi penyewaan. Akan tetapi, dari transaksi tersebut tak jarang ada yang dilakukan tanpa membuat perjanjian kontrak sewa terlebih dahulu.

Padahal, kontrak sewa merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi Anda sebagai penyewa ataupun untuk pemilik rumah itu sendiri. perjanjian tertulis tersebut merupakan bukti hitam di atas putih yang bisa disimpan apabila terjadi sesuatu yang tidak sesuai harapan selama masa sewa berlangsung. Sebagai penyewa, Anda juga dapat mengajukan gugatan dengan dasar kontrak sewa yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak jika ada isi kontrak yang tidak dipatuhi oleh pemilik. Begitupun sebaliknya. Saat membuat kontrak sewa, Anda harus melakukannya dengan sangat teliti. Pastikanlah hal-hal di bawah ini terdapat pada surat perjanjian kontrak tersebut.

Identitas Kedua Pihak

Pastikanlah data diri Anda dan pemilik rumah benar adanya. Jangan sampai terjadi kesalahan identitas yang akan membuat gugatan menjadi tidak dapat dilakukan ketika terjadi suatu pelanggaran kontrak sewa. Beberapa data yang harus tercantum dalam surat perjanjian kontrak adalah nama lengkap, usia, pekerjaan, dan nomor KTP. Pihak pertama diisi dengan identitas pemilik, sedangkan pihak kedua diisi dengan identitas penyewa.

Harga dan Masa Sewa

Untuk menghindari pengusiran sepihak oleh pemilik rumah, perkara harga dan masa sewa harus tercantum dengan sangat jelas di surat perjanjian kontrak yang dibuat. Anda juga harus memastikan bahwa dalam surat kontrak tersebut terdapat cara dan metode pembayaran yang Anda sewa. Cara pembayaran ini bisa dilakukan secara bulanan atau bahkan tahunan.

Anda juga harus mencantumkan kapan Anda akan mulai menempati rumah tersebut dan kapan sewa akan berakhir. Sebab, jika kedua hal tersebut tidak tercantum, maka hak Anda sebagai penyewa bisa saja terkikis karena pemilik rumah bisa menaikkan harga sewa seenaknya atau bahkan mengusir Anda dari rumahnya. Anda juga harus memastikan adanya perjanjian pengembalian uang deposit setelah masa sewa Anda berakhir.

Pembayaran Tagihan

Masalah pembayaran tagihan ini sering kali dilupakan oleh para penyewa yang akan menempati rumah yang telah disewanya karena dianggap sebagai masalah sepele. Padahal, hal tersebut seharusnya tercantum dalam kontrak sewa yang telah disepakati bersama dengan pemilik rumah.

Anda harus memastikan apakah biaya sewa yang Anda bayarkan telah termasuk pembayaran tagihan listrik, air, telepon hingga satelit televisi atau belum. Jika sudah, hal tersebut harus tercantum dalam perjanjian sewa tertulis. Namun jika tidak, kesepakatan pembayaran tagihan juga harus ada dalam kontrak sebagai salah satu kewajiban penyewa.

Perawatan Rumah

Anda harus memastikan hal apa saja yang bisa Anda lakukan terhadap rumah yang Anda sewa. Jangan sampai pemilik rumah mengajukan komplain ketika masa sewa Anda akan berakhir karena menganggap Anda lalai dalam merawat propertinya.

Harus Anda rincian poin mengenai perawatan apa saja yang harus Anda lakukan selama menyewa dalam perjanjian kontrak sewa dengan pemilik rumah. Hal-hal kecil tersebut bisa berupa boleh atau tidaknya memaku tembok rumah untuk menggantung sesuatu atau boleh atau tidaknya mengecat ulang dinding rumah. Hal tersebut harus Anda perhatikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa depan.

Pencantuman Sanksi

Selain memperhatikan hak dan kewajiban sebagai penyewa, Anda juga harus melihat sanksi apa saja yang dapat diberikan jika terjadi pelanggaran pada poin-poin yang tercantum dalam perjanjian kontrak sewa. Sanksi tersebut harus menyasar pada kedua belah pihak, baik Anda sebagai penyewa ataupun pemilik rumah.

Tanda Tangan dan Meterai

Jika Anda telah memahami semua ketentuan yang terdapat dalam perjanjian kontrak sewa, Anda dapat segera menandatanganinya. Pastikan Anda membubuhkan tanda tangan tersebut di atas materai agar lebih sah secara hukum. Selain itu, Anda juga harus memastikan pemilik rumah juga menandatangani surat perjanjian tersebut di atas materai. Setelah proses penandatanganan selesai, Anda harus menyimpan salinan dari surat kesepakatan tersebut.

Anda harus memperhatikan hal-hal tersebut ketika akan melakukan perjanjian kontrak sewa dengan pemilik rumah, agar status Anda sebagai penyewa dapat lebih terjamin. Semoga bermanfaat.

 

Kategori Properti Anda: Life Style, Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published.