Infraconscious dalam Psikologi

Istilah infraconscious tidak terlalu umum dalam literatur psikologi, tetapi jika dipecah dari kata dasarnya, istilah ini dapat merujuk pada kondisi kesadaran yang berada di bawah tingkat kesadaran penuh (consciousness), mirip dengan konsep bawah sadar (subconscious) atau tidak sadar (unconscious).

1. Makna Infraconscious dalam Psikologi

Secara etimologis, “infra-“ berarti “di bawah,” sedangkan “conscious” berarti “sadar.” Jadi, infraconscious dapat diartikan sebagai proses mental yang terjadi di bawah tingkat kesadaran penuh tetapi masih berpengaruh terhadap pikiran, emosi, dan perilaku seseorang.

Konsep ini sering dikaitkan dengan teori-teori yang menjelaskan bagaimana pikiran bawah sadar bekerja, seperti dalam psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud.

2. Infraconscious vs. Subconscious dan Unconscious

  • Infraconscious: Berada di bawah kesadaran penuh, tetapi mungkin lebih dekat ke kesadaran dibandingkan dengan unconscious.
  • Subconscious (bawah sadar) : Merujuk pada informasi atau ingatan yang tidak secara aktif dipikirkan, tetapi bisa diakses jika diperlukan. Contoh: Mengingat nama seseorang setelah beberapa saat berpikir.
  • Unconscious (tidak sadar): Lapisan terdalam dalam pikiran yang menyimpan dorongan, emosi, dan pengalaman yang ditekan. Contoh: Trauma masa kecil yang memengaruhi perilaku tanpa disadari.

3. Peran Infraconscious dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Pengaruh terhadap Keputusan Tanpa Disadari
    Seseorang mungkin membuat keputusan berdasarkan pengalaman yang tidak mereka sadari sepenuhnya, seperti insting atau firasat.
  • Kebiasaan Otomatis
    Banyak tindakan sehari-hari, seperti mengemudi tanpa berpikir atau mengetik dengan cepat di keyboard, melibatkan proses infraconscious.
  • Respons Emosional Tersembunyi
    Kadang-kadang seseorang merasa cemas atau bahagia tanpa mengetahui alasan pastinya, karena ada proses mental di bawah kesadaran yang memengaruhi perasaan tersebut.

4. Infraconscious dalam Psikoanalisis dan Neurologi

Dalam psikoanalisis, konsep infraconscious dapat dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri seperti repression (penekanan), di mana pengalaman yang menyakitkan tidak muncul dalam kesadaran tetapi tetap memengaruhi perilaku.
Dalam neurologi, ini juga bisa dikaitkan dengan pemrosesan informasi bawah sadar, seperti bagaimana otak menangkap rangsangan lingkungan tanpa kita sadari secara langsung.

Kesimpulan

Infraconscious adalah kondisi mental yang berada di bawah kesadaran penuh, tetapi masih berpengaruh terhadap pikiran dan perilaku seseorang. Konsep ini relevan dalam psikoanalisis, pengambilan keputusan bawah sadar, serta kebiasaan otomatis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun kurang umum dalam literatur psikologi dibandingkan istilah subconscious dan unconscious, gagasan ini tetap penting dalam memahami bagaimana pikiran bekerja di luar kesadaran penuh.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *