Mindblown: a blog about philosophy.
-
Ageusis: Kehilangan Kemampuan Merasakan Rasa dalam Psikologi
Ageusis adalah kondisi di mana seseorang kehilangan atau mengalami penurunan kemampuan untuk merasakan rasa. Dalam konteks psikologi dan neurologi, ageusis sering dikaitkan dengan gangguan sensorik yang memengaruhi persepsi rasa dan dapat berdampak pada kesejahteraan emosional dan kualitas hidup seseorang. Penyebab Ageusis 1. Gangguan Saraf Saraf kranial, terutama saraf wajah (N. VII), saraf glossopharyngeal (N. IX),…
-
Age (Usia) dalam Psikologi
Dalam psikologi, age (usia) adalah faktor penting yang memengaruhi perkembangan kognitif, emosional, sosial, dan perilaku seseorang sepanjang hidup. Usia sering dikaitkan dengan teori perkembangan yang menjelaskan bagaimana individu berubah secara psikologis dari masa kanak-kanak hingga usia lanjut. Tahapan Usia dalam Psikologi Perkembangan 1. Masa Bayi (0-2 tahun) Teori Piaget: Sensori-motor → Bayi belajar melalui pengalaman…
-
After-Sensation dalam Psikologi
Dalam psikologi, after-sensation merujuk pada pengalaman sensorik yang bertahan setelah stimulus fisik yang menyebabkannya telah hilang. Fenomena ini menunjukkan bagaimana otak dan sistem saraf memproses informasi sensorik serta bagaimana pengalaman tersebut dapat memengaruhi persepsi, emosi, dan kognisi seseorang. After-Sensation dalam Konteks Psikologi 1. Kaitan dengan Persepsi Sensorik Dalam psikologi persepsi, after-sensation menunjukkan bagaimana sistem sensorik…
-
After-Images: Fenomena Persepsi Visual dalam Psikologi
After-images adalah fenomena persepsi visual di mana seseorang masih melihat bayangan atau citra suatu objek setelah objek tersebut tidak lagi ada dalam bidang pandang. Efek ini terjadi karena adaptasi dan kelelahan sensor visual dalam mata dan otak. Jenis-Jenis After-Images 1. Positive After-Images Citra yang muncul setelah melihat suatu objek dalam waktu lama dan memiliki warna…
-
Accomplishment Quotient (AQ) dalam Psikologi: Pengukuran Prestasi Individu
Accomplishment Quotient (AQ) adalah ukuran psikologis yang digunakan untuk menilai tingkat pencapaian atau prestasi seseorang dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam pendidikan, pekerjaan, dan pengembangan pribadi. Konsep ini berkaitan dengan bagaimana individu menggunakan potensi mereka untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. AQ sering digunakan dalam psikometri untuk mengevaluasi seberapa efektif seseorang dalam menerapkan keterampilan, mengatasi…
-
Accommodation dalam Psikologi: Adaptasi Kognitif terhadap Informasi Baru
Dalam psikologi kognitif, accommodation adalah proses penyesuaian skema atau pola berpikir seseorang untuk menerima informasi baru yang tidak sesuai dengan pemahaman sebelumnya. Konsep ini diperkenalkan oleh Jean Piaget dalam teori perkembangan kognitifnya, di mana individu terus-menerus memperbarui cara mereka memahami dunia berdasarkan pengalaman baru. Accommodation terjadi ketika informasi baru bertentangan dengan skema yang sudah ada,…
-
Accidental Errors dalam Psikologi: Pengertian dan Implikasinya
Accidental errors adalah kesalahan yang terjadi secara tidak disengaja akibat faktor manusia, lingkungan, atau kognitif. Dalam psikologi, istilah ini sering dikaitkan dengan gangguan atensi, keterbatasan kognitif, atau kondisi eksternal yang menyebabkan seseorang melakukan kesalahan tanpa disadari. Kesalahan ini berbeda dari systematic errors (kesalahan sistematis), yang terjadi karena pola yang berulang atau faktor metodologis tertentu. Accidental…
-
Accident Proneness dalam Psikologi: Pengertian dan Faktor yang Mempengaruhi
Accident proneness adalah kecenderungan seseorang untuk lebih sering mengalami kecelakaan dibandingkan dengan orang lain. Dalam psikologi, konsep ini berkaitan dengan faktor kepribadian, kognitif, dan lingkungan yang membuat seseorang lebih rentan terhadap insiden atau kecelakaan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di tempat kerja. Faktor yang Mempengaruhi Accident Proneness 1. Faktor Psikologis: Impulsivitas tinggi, yang menyebabkan seseorang…
-
Accessory dalam Psikologi: Pengertian dan Implikasinya
Dalam konteks psikologi, istilah accessory merujuk pada sesuatu yang bersifat tambahan atau pelengkap, tetapi tetap memiliki peran dalam suatu proses psikologis. Istilah ini bisa digunakan dalam berbagai bidang psikologi, seperti psikologi kriminal, psikologi sosial, dan psikologi perkembangan. Beberapa contoh penggunaan konsep accessory dalam psikologi: 1. Dalam Psikologi Kriminal: Seseorang yang berperan sebagai accessory to crime…
-
Afferent: Konsep dalam Psikologi dan Neurosains
Afferent adalah istilah yang digunakan dalam psikologi dan neurofisiologi untuk merujuk pada jalur saraf yang membawa informasi sensorik dari tubuh ke otak atau sistem saraf pusat. Istilah ini sering dikaitkan dengan afferent neurons (neuron aferen) yang bertanggung jawab atas transmisi impuls dari organ sensorik ke otak untuk diproses. Peran Afferent dalam Sistem Saraf 1. Jalur…
Got any book recommendations?