Memahami Istilah “Duct” dalam Psikologi: Konsep, Pengertian, dan Permasalahannya

Pengertian “Duct” dalam Psikologi Secara umum, istilah “duct” berasal dari bahasa Latin ductus, yang berarti “saluran” atau “jalan”. Dalam konteks psikologi, duct dapat diartikan sebagai jalur atau mekanisme yang memungkinkan informasi, emosi, dan respons mental mengalir secara efektif dalam sistem kognitif dan emosional seseorang. Dalam dunia psikologi, duct bisa dikaitkan dengan proses pemikiran, regulasi emosi,… Continue reading Memahami Istilah “Duct” dalam Psikologi: Konsep, Pengertian, dan Permasalahannya

Dexterity dalam Psikologi

Dexterity atau ketangkasan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerakan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi, terutama yang melibatkan keterampilan motorik halus dan koordinasi tangan-mata. Dalam psikologi, dexterity sering dikaitkan dengan aspek kognitif dan perkembangan motorik, yang berperan penting dalam aktivitas sehari-hari dan keterampilan profesional tertentu. Jenis-Jenis Dexterity 1. Manual Dexterity (Ketangkasan Manual) Kemampuan menggunakan tangan untuk… Continue reading Dexterity dalam Psikologi

Deviation dalam Psikologi

Deviation dalam psikologi merujuk pada penyimpangan dari norma, baik dalam aspek kognitif, emosional, maupun perilaku. Penyimpangan ini bisa bersifat positif atau negatif, tergantung pada konteks sosial dan psikologis yang digunakan sebagai standar. Jenis-Jenis Deviation dalam Psikologi 1. Statistical Deviation (Penyimpangan Statistik) Mengacu pada perilaku atau karakteristik yang jarang terjadi dalam populasi. Contohnya, memiliki IQ sangat… Continue reading Deviation dalam Psikologi

Developmental Insanities dalam Psikologi

Developmental insanities merujuk pada gangguan atau kondisi kejiwaan yang muncul selama perkembangan seseorang, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja. Gangguan ini sering kali berkaitan dengan faktor genetik, neurologis, serta lingkungan sosial yang memengaruhi perkembangan mental dan emosional seseorang. Jenis-Jenis Developmental Insanities 1. Autism Spectrum Disorder (ASD) Gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi komunikasi, interaksi sosial, dan… Continue reading Developmental Insanities dalam Psikologi

Du Bois-Reymond’s Law dalam Psikologi: Konsep, Implikasi, dan Permasalahannya

Pengertian Du Bois-Reymond’s Law Du Bois-Reymond’s Law merupakan prinsip dalam neurofisiologi yang dikemukakan oleh Emil du Bois-Reymond, seorang fisiolog Jerman. Hukum ini menyatakan bahwa perubahan dalam aktivitas saraf hanya dapat terjadi jika terdapat perubahan dalam tingkat stimulus, bukan dari stimulus yang konstan. Dengan kata lain, saraf hanya akan merespons jika terjadi perbedaan atau fluktuasi dalam… Continue reading Du Bois-Reymond’s Law dalam Psikologi: Konsep, Implikasi, dan Permasalahannya

Development dalam Psikologi

Development atau perkembangan dalam psikologi mengacu pada perubahan fisik, kognitif, emosional, dan sosial yang terjadi sepanjang kehidupan seseorang. Psikologi perkembangan berfokus pada bagaimana individu tumbuh dan berubah sejak lahir hingga usia lanjut, dengan mempertimbangkan faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman yang membentuk perilaku dan kepribadian. Aspek Penting dalam Psikologi Perkembangan 1. Perkembangan Kognitif Berkaitan dengan bagaimana… Continue reading Development dalam Psikologi

Deutoplasm dalam Psikologi dan Biologi

Deutoplasm adalah istilah yang digunakan dalam embriologi untuk merujuk pada zat cadangan makanan dalam sel telur yang digunakan selama perkembangan embrio. Deutoplasm terdiri dari yolk granules atau butiran kuning telur, yang berperan dalam menyediakan nutrisi bagi embrio yang sedang berkembang. Deutoplasm dalam Konteks Psikologi Meskipun deutoplasm lebih sering dibahas dalam biologi dan embriologi, ada beberapa… Continue reading Deutoplasm dalam Psikologi dan Biologi

Dualism dalam Psikologi: Konsep, Implikasi, dan Permasalahannya

Pengertian Dualism dalam Psikologi Dualism adalah konsep filosofis dan psikologis yang menyatakan bahwa pikiran dan tubuh adalah dua entitas yang terpisah. Dalam psikologi, teori dualism sering dikaitkan dengan pemisahan antara kesadaran dan aspek fisik manusia. Salah satu bentuk dualism yang terkenal adalah mind-body dualism yang dikemukakan oleh René Descartes. Menurut teori ini, pikiran bersifat non-materi… Continue reading Dualism dalam Psikologi: Konsep, Implikasi, dan Permasalahannya

Deuteranopia dalam Psikologi dan Persepsi Warna

Deuteranopia adalah jenis buta warna merah-hijau yang terjadi akibat tidak berfungsinya sel kerucut hijau (M-cones) di retina mata. Akibatnya, individu dengan deuteranopia tidak dapat membedakan antara warna hijau dan merah, yang sering terlihat sebagai warna yang lebih kusam atau bahkan serupa. Deuteranopia dalam Konteks Psikologi 1. Gangguan Persepsi Warna Orang dengan deuteranopia tidak memiliki sel… Continue reading Deuteranopia dalam Psikologi dan Persepsi Warna

Dual Personality dalam Psikologi: Definisi, Penyebab, dan Dampaknya

Pengertian Dual Personality dalam Psikologi Dual personality atau kepribadian ganda adalah kondisi psikologis di mana seseorang menunjukkan dua identitas atau karakter yang berbeda dalam situasi tertentu. Dalam psikologi klinis, kondisi ini sering dikaitkan dengan Dissociative Identity Disorder (DID) atau gangguan identitas disosiatif. Individu dengan dual personality dapat memiliki perubahan sikap, perilaku, bahkan pola pikir yang… Continue reading Dual Personality dalam Psikologi: Definisi, Penyebab, dan Dampaknya