Ruffini Corpuscle dalam Psikologi dan Neurosains

Ruffini corpuscle adalah salah satu jenis mekanoreseptor yang ditemukan di kulit manusia dan hewan. Reseptor ini berfungsi untuk mendeteksi regangan kulit, tekanan yang berkepanjangan, serta suhu panas. Mereka termasuk dalam kelompok reseptor adaptasi lambat (slow-adapting receptors), yang berarti mereka tetap aktif selama stimulus diberikan, bukan hanya saat awal sentuhan. Lokasi dan Fungsi 1. Lokasi Ruffini… Continue reading Ruffini Corpuscle dalam Psikologi dan Neurosains

Rubin’s Figure dalam Psikologi: Ilusi Visual dan Persepsi Gestalt

Rubin’s Figure adalah salah satu contoh terkenal dari ilusi ambiguitas visual yang dikembangkan oleh psikolog Denmark, Edgar Rubin, pada awal abad ke-20. Ilustrasi ini sering disebut sebagai Rubin’s Vase atau Rubin’s Face-Vase Illusion, di mana gambar dapat dipersepsikan sebagai dua wajah yang saling berhadapan atau sebagai sebuah vas di tengahnya. Ilusi ini digunakan dalam studi… Continue reading Rubin’s Figure dalam Psikologi: Ilusi Visual dan Persepsi Gestalt

Roughness dalam Psikologi: Persepsi, Pengaruh, dan Implikasinya

Dalam psikologi, roughness (kekasaran) merujuk pada bagaimana seseorang mempersepsikan atau mengalami permukaan yang kasar melalui indera peraba. Konsep ini berkaitan erat dengan persepsi taktil, yaitu bagaimana sistem sensorik manusia mengenali dan membedakan tekstur suatu objek. Selain dalam konteks sensorik, roughness juga bisa digunakan secara metaforis dalam psikologi untuk menggambarkan pengalaman emosional atau sosial yang sulit… Continue reading Roughness dalam Psikologi: Persepsi, Pengaruh, dan Implikasinya

Rotoscope dalam Psikologi dan Animasi: Definisi dan Implikasinya

Rotoscope adalah teknik yang awalnya digunakan dalam animasi, di mana gambar diambil dari cuplikan video atau film nyata, kemudian dilacak atau digambar ulang untuk menghasilkan animasi yang lebih realistis. Teknik ini pertama kali dikembangkan oleh Max Fleischer pada awal abad ke-20 dan sering digunakan dalam pembuatan film animasi untuk memberikan gerakan yang lebih alami. Dalam… Continue reading Rotoscope dalam Psikologi dan Animasi: Definisi dan Implikasinya

Rote Learning dalam Psikologi: Definisi, Kelebihan, dan Kelemahan

Rote learning adalah metode pembelajaran yang berfokus pada pengulangan informasi secara berulang-ulang agar dapat diingat tanpa perlu memahami maknanya secara mendalam. Dalam psikologi kognitif, metode ini sering dikaitkan dengan pembelajaran hafalan, di mana individu mengingat fakta, angka, atau konsep tanpa melakukan analisis atau pemahaman yang lebih dalam. Karakteristik Rote Learning 1. Mengandalkan Repetisi: Informasi diulang… Continue reading Rote Learning dalam Psikologi: Definisi, Kelebihan, dan Kelemahan

Rotation Table dalam Psikologi Eksperimen

Rotation Table adalah perangkat yang digunakan dalam eksperimen psikologi dan ilmu saraf untuk mempelajari persepsi gerakan rotasi, keseimbangan, serta respons vestibular manusia. Meja ini memungkinkan individu untuk diputar dengan kecepatan yang dikontrol, sehingga para peneliti dapat mengamati bagaimana sistem vestibular dan visual bekerja dalam menyesuaikan orientasi tubuh terhadap rotasi. Fungsi dan Penggunaan Rotation Table dalam… Continue reading Rotation Table dalam Psikologi Eksperimen

Rotation Perception dalam Psikologi

Rotation Perception adalah kemampuan seseorang untuk mendeteksi, memahami, dan menafsirkan gerakan rotasi dalam ruang. Kemampuan ini bergantung pada sistem vestibular di telinga bagian dalam, serta proses persepsi visual dan proprioseptif yang membantu tubuh menjaga keseimbangan dan orientasi. Peran Rotation Perception dalam Psikologi dan Ilmu Saraf 1. Orientasi Spasial: Kemampuan untuk memahami posisi tubuh dalam ruang… Continue reading Rotation Perception dalam Psikologi

Rotation Chair dalam Psikologi

Rotation Chair adalah alat yang digunakan dalam penelitian psikologi dan ilmu saraf untuk menguji respons vestibular seseorang terhadap gerakan berputar. Alat ini sering digunakan dalam studi tentang keseimbangan, persepsi gerakan, dan gangguan vestibular. Aplikasi Rotation Chair dalam Psikologi dan Ilmu Saraf 1. Penelitian Vestibular: Rotation Chair digunakan untuk mempelajari bagaimana sistem vestibular di telinga bagian… Continue reading Rotation Chair dalam Psikologi

Rossolino Method dalam Psikologi

Rossolino Method adalah pendekatan dalam studi psikologi eksperimental yang digunakan untuk menganalisis respons kognitif dan perilaku individu terhadap rangsangan tertentu. Metode ini sering digunakan dalam penelitian persepsi, perhatian, dan pengambilan keputusan. Aplikasi Rossolino Method 1. Eksperimen Kognitif: Digunakan untuk mengukur bagaimana individu memproses informasi visual dan auditori dalam kondisi yang berbeda. 2. Psikologi Perseptual: Membantu… Continue reading Rossolino Method dalam Psikologi

Roscoe-Bunsen Law: Prinsip dalam Fotokimia

Roscoe-Bunsen Law adalah hukum dalam fotokimia yang menyatakan bahwa efek total dari cahaya pada suatu reaksi fotokimia bergantung pada hasil perkalian antara intensitas cahaya dan durasi paparan cahaya tersebut. Aplikasi Roscoe-Bunsen Law Hukum ini digunakan dalam berbagai bidang yang melibatkan reaksi fotokimia, termasuk: Fotografi: Menjelaskan bagaimana pencahayaan mempengaruhi hasil gambar pada film fotografi. Fotosintesis: Membantu… Continue reading Roscoe-Bunsen Law: Prinsip dalam Fotokimia